WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Eka Rizky Fajariyanto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eka Rizky Fajariyanto. Tampilkan semua postingan

KARAKTERISTIK INSTRUKSI MESIN

1.Instruksi mesin (machine instruction) yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU.
2.Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set instruksi (instruction set) CPU.
3.Mempelajari karakteristik instruksi mesin, meliputi:
- elemen-elemen instruksi mesin
- representasi instruksinya
- jenis-jenis instruksi
- penggunaan alamat
- rancangan set instruksi



ELEMEN INSTRUKSI MESIN

-Untuk dapat dieksekusi CPU, suatu instruksi harus berisi elemen informasi yang diperlukan CPU secara lengkap dan jelas.
Elemen-elemen dari instruksi mesin (Set Instruksi)
1. Operation Code (opcode): menentukan operasi yang akan dilaksanakan.
2. Source Operand Reference: merupakan input operasi yang akan dilaksanakan.
3. Result Operand Reference: merupakan hasil dari oporasi yang akan dilaksanakan,
4. Next Instruction Reference: memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya setelah instruksi yang dijalankan selesai.

Source dan result operands dapat berupa salah satu di antara tiga jenis beerikut ini:
1. Main or Virtual Memory
2. CPU Register
3. I/O Device

FORMAT INSTRUKSI

[opcode] [alamat]

* Kode operasi (opcode) direpresentasikan dengan singkatan-singkatan yang disebut mnemonic.
* Mnemonic mengindikasikan suatu operasi bagi CPU.
* Contoh mnemonic:
- ADD = penambahan
- SUB = subtract (pengurangan)
- LOAD = muatkan data ke memori


*Contoh representasi operand secara simbolik:
- ADD X, Y
artinya: tambahkan nilai yang berada pada lokasi Y dengan isi register X dan simpan hasilnya di register X.
*Programmer dapat menuliskan program bahasa mesin dalam bentuk simbolik.
*Setiap opcode simbolik memiliki representasi biner yang tetap dan programmer dapat menetapkan lokasi masing-masing operand.

JENIS INSTRUKSI

1. Data Processing: Arithmetic dan Logic Instructions
2. Data Storage: Memory Instructions
3. Data Movement: I/O Instruction
4. Control: Test and branch instructions

TRANSFER DATA

1. Menetapkan lokasi operand sumber dan operand tujuan.
2. Lokasi 0 lokasi terssebut dapat berupa memory, register, atau bagian paling atas daripada stack.
3. Menetapkan panjang data yang dipindahkan.
4. Menetapkan mode pengalamatan.
5. Tindakan CPU untuk melakukan transfer data adalah:
a. Memindahkan data dari satu lokasi satu ke lokasi yang lain.
b. Apabila memori dibatalkan:
- Menetapkan alamat memori.
- Menjalankan transformasi alamat memori virtual ke alamat memori aktual.
- Mengawali pembacaan/penulisan memori

Operasi set instruksi untuk transfer data:
*MOVE : memindahkan word atau blok dari sumber ke tujuan
*STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori
*LOAD : memindahkan word dari prosessor ke memori
*EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan
*CLEAR/RESSET : memindahkan word 0 ke tujuan
*SET : memindahkan word 1 ke tujuan
*PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian  paling atas stack
*POP : memindahkan word dari bagian paling atas sumber

INDIRECTION DAN POINTER

       Pada mode pengalamatan berikutnya, instruksi tidak menyatakan operand atau alamatnya secara eksplisit. Sebaliknya, instruksi menyediakan informasi dari nama alamat memori suatu operand dapat ditetapkan. Kita menyebut alamat ini sebagai effective address (EA) suatu operand.
Selain kesederhanaanya yang tampak jelas, pengalamatan indirect melalui memori telah terbukti memiliki keterbatasan pengunaan sebagai mode pengalamatan, dan jarang di gunakan dalam computer modern, pengalamatan indirect melalui register digunakan secara luas. Maka pengalamatan indirect melalui register memungkinkan untuk mengakses variable global dengan terlebih dahulu me-load alamat operand dalam suatu register.

Secara umum teknik addressing yang sering dilakukan adalah:
1. Immediate addressing
Operand (data yang akan dikomputasi) berada langsung pada set instruksi.

2.   Direct Addressing
Operand berada pada memori, set instruksi memegang alamat lokasi memori dimana operand tersebut berada.

3.   Indirect Addresing
Operand berada pada memori, untuk mendapatkan operand ini CPU harus melakukan penelusuran dua kali yaitu dari data alamat memori yang ada pada set instruksi serta alamat yang ditunjuk oleh alamat memori yang diperoleh dari set instruksi tadi.

4.   Register addressing
Operand berada pada register, cara kerjanya mirip dengan direct addressing hanya saja CPU mengakses alamat register bukan alamat memori.

5.   Register Indirect Addressing
Operand berada pada memori, untuk mendapatkan operand CPU harus mengakses register terlebih dahulu karena informasi lokasi operand berada pada register.

6.  Displacement
Operand berada pada memori, cara kerjanya merupakan gabungan dari teknik direct addressing dan register indirect addressing.

7.   Stack
     Operand berada pada stack, operand secara berkala dimasukan ke stack sehingga ketika
operand dibutuhkan maka operand sudah berada pada “top of the stack”.

Teknik pengalamatan tersebut harus dapat memenuhi kebutuhan komputasi yang dilakukan oleh computer yang secara garis besar dapat dibagi kedalam tiga kategori yaitu:
-     Operasi load (memasukan data).
-     Operasi branch (percabangan).      
-     Operasi aritmatik dan logika.
   MACAM-MACAM PORT KOMPUTER DAN FUNGSINYA

    Port adalah suatu gerbang atau pintu atau lubang pada system komputer sebagai jalur transfer data.

    Pada system komputer ada dua jenis Port yaitu :
Port Logika (non fisik),adalah port yang di gunakan oleh Software sebagai jalur untuk melakukan koneksi dengan komputer lain, tentunya termasuk koneksi internet.
Port fisik adalah soket atau slot atau colokan yang ada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan input-output komputer, misalnya Mouse,keyboard,printer…dll.
Port Fisik inilah yang akan kita bahas di sini, yaitu port yang berada di belakang CPU sebagai penghubung peralatan/input-output komputer.
        
                      



1. PS-2(Keyboard)
     Berfungsi untuk menghubungkan keyboard ke komputer.

2. PS-2 (Mouse)
     Berfungsi untuk menghubungkan mouse ke komputer.

3. USB Port
     Berfungsi untuk menghubungkan beberapa perangkat atau feriperal lainnya seperti mouse, keyboard,     modem, card wireless, dan lain sebagainya. Port USB merupakan pengembangan dari port serial. Saat ini, port usb paling populer digunakan, misalnya untuk flash disk, harddisk eksternal, mouse, keyboard. Kelebihan dari port USB adalah kemudahannya dalam melakukan koneksi device ke komputer, sehingga banyak alat dapat dipasang secara plug and play. USB ini dirancang tidak tergantung pada ekspansion slot, dan USB yang dipasang tidak perlu melakukan booting ulang komputer. Selain itu, USB juga mendukung arsitektur daisy-chain ganda, yaitu penggunaan USB hub. Sebuah USB hub dapat menampung banyak device USB. Jumlah tingkat atau level USB hub yang tersusun maksimal 5 tingkat, sedangkan jumlah USB device yang dapat terkoneksi ke sebuah kontroler USB maksimal 127 buah.

4. Ethernet Port (Network)
     Berfungsi untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya (jaringan LAN)
Juga berfungsi menghubungkan CPU dengan jaringan komputer.
Port ini juga biasa digunakan untuk menyambungkan komputer dengan internet

5    . Serial Port (dial-up modem)
     Port ini memiliki sembilan pin yang digunakan untuk menghubungkan mouse, joystick dan modem eksternal. Port serial bekerja dengan mengirim data 1 bit pada satu saat melalui kabel tunggal.
port ini mempunyai kemampuan transfer data dengan kecepatan lebih kecil dengan jenis pararel. Port serial yaitu; COM1, COM2, COM3, dan COM4. kabel konektor untuk COM1/COM3 adalah 9 pindan untuk COM2/COM4 adalah 25 pin


6. LPT 1 Printer Port (Printer)
    Juga disebut dengan Port parallel Berfungsi untuk menghubungkan CPU dengan printer dan modem eksternal serta periferal lainnya yang memiliki kabel untuk port parallel. Port paralel bekerja dengan mengirim dan menerima beberapa bit pada satu saat melalui satu set kabel. Termasuk dalam port paralel adalah port penghubung printer, modem, dan port penghubung disk drive.

 7. VGA Port (Monitor)
     Berfungsi untuk menghubungkan monitor dengan CPU dan membuat monitor menampilkan isi dari cpu tersebut.

 8. Port Speaker
     Berfungsi untuk menghubungkan speaker eksternal dengan komputer.

 9. Port Line In
     Berfungsi untuk menghubungkan mouse keyboard , scaner.

10. Port Microphone
      Berfungsi untuk menghubungkan microphone out ke komputer.

11. Game Port (Joystick)
       Port game pada PC ini adalah DB-15 berwarna oranye soket ke arah kiri bawah. Kontroler game juga plug ke port USB.
     
suatu alat yang dapat mengubah getaran suara menjadi getaran listrik. Microphone merupakan salah satu sumber pokok dan merupakan input studio rekaman (studio produksi). Karena sangat peka dalam menerima getaran suara, peletakan microphone memerlukan pengaturan yang khusus agar suarasuara yang tidak diperlukan tidak ikut masuk menggetarkan membrane mikropon. Media penghantar getaran listriknya merambat melalui kabel.

Read more at: http://elektronika-dasar.com/teori-elektronika/microphone/
Copyright © Elektronika Dasar
suatu alat yang dapat mengubah getaran suara menjadi getaran listrik. Microphone merupakan salah satu sumber pokok dan merupakan input studio rekaman (studio produksi). Karena sangat peka dalam menerima getaran suara, peletakan microphone memerlukan pengaturan yang khusus agar suarasuara yang tidak diperlukan tidak ikut masuk menggetarkan membrane mikropon. Media penghantar getaran listriknya merambat melalui kabel.

Read more at: http://elektronika-dasar.com/teori-elektronika/microphone/
Copyright © Elektronika Dasar